Senin, 16 April 2012

Partikel-partikel Dasar Atom

Terdiri atas inti atom dan elektron yang berada diluar atom. Inti atom tersusun atas proton dan netron.

tb12

Tabel Partikel Dasar Penyusun Atom

Elektron

Elektron merupakan partikel dasar penyusun atom yang pertama kali ditemukan. Elektron ditemukan oleh Joseph John Thompson pada tahun 1897.

joseph-john-thompson2

Joseph John Thompson

Elektron ditemukan dengan menggunakan tabung kaca yang bertekanan sangat rendah yang tersusun oleh:

  • Plat logam sebagai elektroda pada bagian ujung tabung
  • Katoda, elektroda dengan kutub negatif dan anoda, elektrode dengan kutub positif.

Listrik bertekanan tinggi yang dialirkan melalui plat logam mengakibatkan adanya sinar yang mengalir dari katoda menuju anoda yang disebut sinar katoda. Tabung kaca bertekanan rendah ini selanjutnya disebut tabung sinar katoda. Adanya sinar katoda membuat tabung menjadi gelap. Sinar katoda tidak terlihat oleh mata akan tetapi keberadaannya terdeteksi melalui gelas tabung yang berpendar akibat adanya benturan sinar katoda dengan gelas tabung kaca.

Sifat-sifat Sinar Katoda:

  • Sinar katoda dihasilkan akibat adanya aliran listrik bertekanan tinggi yang melewati plat logam.
  • Sinar katoda berjalan lurus menuju anoda.
  • Sinar katoda menimbulkan efek fluoresens (pendar) sehingga keberadaannya terdeteksi.
  • Sinar katoda bermuatan negatif sehingga dapat dibelokkan oleh medan listrik dan medan magnet.
  • Sinar katoda yang dihasilkan tidak tergantung dari bahan pembuat plat logam.

Sifat-sifat yang mendukung yang dihasilkan oleh sinar katoda menyebabkan sinar katoda digolongkan sebagai partikel dasar atom dan disebut sebagai elektron.

tabung-sinar-katoda1

Tabung Sinar Katoda

Peralatan Thomson untuk menentukan harga e/m

Peralatan Thomson untuk menentukan harga e/m

Joseph John Thomson selanjutnya melakukan penelitian untuk menentukan perbandingan harga muatan elektron dan massanya (e/m). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinar katoda dapat dibelokkan oleh medan listrik dn medan magnet. Pembelokan memungkinkan pengukuran jari-jari kelengkungan secara tepat sehingga perbandingan harga muatan elektron dan massanya dapat ditentukan sebesar 1,76×108 coulomb/gram.

Robert Milikan

Robert Milikan

Robert Millikan pada tahun 1909 melakukan penelitian penentuan muatan elektron menggunakan tetes minyak. Penelitian membuktikan bahwa tetes minyak dapat menangkap elektron sebanyak satu atau lebih. Millikan selanjutnya menemukan bahwa muatan tetes minyak berturut-turut 1x(-1,6.10-19), 2x(-1,6.10-19), 3x(-1,6.10-19) dan seterusnya. Karena muatan tiap tetes minyak adalah kelipatan 1,6.10-19C maka Millikan menyimpulkan bahwa muatan satu elektron sebesar -1,6.10-19C.

Peralatan tetes minyak Milikan

Peralatan tetes minyak Milikan

Hasil penelitian yang dilakukan Joseph John Thompson dan Robert Millikan memungkinkan untuk menghitung massa elektron secara tepat.

rm12

Contoh Soal:

Tentukan berapa elektron yang tertangkap oleh 1 tetes minyak dalam percobaan yang dilakukan oleh Millikan apabila 1 tetes minyak tersebut bermuatan -3,2 x 10-19 C.

Jawab:
Telah diketahui dari percobaan yang dilakukan oleh Millikan bahwa muatan 1 elektron sebesar -1,6 x 10-19 C. Maka jumlah elektron yang ditangkap oleh 1 tetes minyak dengan muatan -3,2 x 10-19 C adalah:

rm22

Inti atom

Ernest Rutherford pada tahun 1911 menemukan inti atom. W. C. Rontgen yang menemukan sinar x pada tahun 1895 dan penemuan zat radioaktif oleh Henry Becquerel mendasari penemuan Rutherford. Zat radioaktif merupakan zat yang dapat memancarkan radiasi spontan, misalnya uranium, radium dan polonium. Radiasi atau sinar yang dipancarkan oleh zat radioaktif disebut sinar radioaktif. Sinar radioaktif yang umum dikenal adalah sinar alfa (α), sinar beta (β) dan sinar gama (γ).

Ernest Rutherford

Ernest Rutherford

Sinar Alfa, beta dan gama

Sinar Alfa, beta dan gama

Ernest Rutherford melakukan penelitian dengan menggunakan sinar alfa untuk menembak plat tipis emas (0,01 sampai 0,001mm). Detektor yang digunakan berupa plat seng sulfida (ZnS) yang berpendar apabila sinar alfa mengenainya.

Hamburan sinar alfa

Hamburan sinar alfa

Hasil yang diperoleh adalah bahwa sebagian besar sinar alfa diteruskan atau dapat menembus plat tipis emas. Sinar alfa dalam jumlah yang sedikit juga dibelokkan dan dipantulkan. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar sinar alfa diteruskan memberikan kesimpulan bahwa sebagian besar atom merupakan ruang kosong. Sedangkan sebagian kecil sinar alfa yang dipantulkan juga memberikan kesimpulan bahwa dalam atom terdapat benda pejal dan bermuatan besar. Adanya benda pejal yang bermuatan besar didasarkan pada kenyataan bahwa sinar alfa yang bermuatan 4 sma dapat dipantulkan apabila mengenai plat tipis emas. Hal ini berarti massa benda pejal dalam atom emas jauh lebih besar daripada massa sinar alfa. Selanjutnya Rutherford menyebut benda pejal tersebut sebagai inti atom yang merupakan pusat massa atom. Penelitian juga menunjukkan bahwa sinar alfa dibelokkan ke arah kutub negatif apabila dimasukkan kedalam medan listrik. Hal ini berarti sinar alfa menolak sesuatu yang bermuatan positif dalam atom emas dan lebih mendekati sesuatu dengan muatan yang berlawanan. Rutherford selanjutnya menyimpulkan bahwa inti atom bermuatan positif.
Hasil penelitian membuat Rutherford secara umum mengemukakan bahwa:

  • Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif yang merupakan pusat massa atom
  • Elektron diluar inti atom mengelilingi inti atom dan berjumlah sama dengan muatan inti atom sehingga suatu atom bersifat netral.

Proton

Eugene Goldstein pada tahun 1886 melakukan percobaan dan menemukan partikel baru yang disebut sebagai sinar kanal atau sinar positif. PeralaEan Goldstein tersusun atas:

  • Elektroda negatif (katoda) yang menutup rapat tabung sinar katoda sehingga ruang dibelakang katoda gelap
  • Tabung katoda dilubangi dan diisi dengan gas hidrogen bertekanan rendah
  • Radiasi yang keluar dari lubang tabung katoda akibat aliran listrik bertegangan tinggi menyebabkan gas yang berada dibelakang katoda berpijar
  • Radiasi tersebut disebut radiasi/sinar kanal atau sinar positif
Sinar positif/sinar kanal

Sinar positif/sinar kanal

Sinar kanal secara mendetail dihasilkan dari tahapan berikut yakni ketika sinar katoda menjala dari katoda ke anoda maka sinar katoda ini menumbuk gas hidrogen yang berada didalam tabung sehingga elektron gas hidrogen terlepas dan membentuk ion positif. Ion hidrogen yang bermuatan positif selanjutnya bergerak menuju kutub negatif (katoda) dengan sebagian ion hidrogen lolos dari lubang katoda. Berkas sinar yang bermuatan positif disebut sinar kanal atau sinar positif.
Penelitian selanjutnya mendapatkan hasil bahwa gas hidrogen menghasilkan sinar kanal dengan muatan dan massa terkecil. Ion hidogen ini selanjutnya disebut sebagai proton. Beberapa kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa sinar kanal merupakan parikel dasar yang bermuatan positif dan berada dalam inti atom dan massa proton sama dengan massa ion hidrogen dan berharga 1 sma. Rutherford berikutnya menembak gas nitrogen dengan sinar alfa untuk membuktikan bahwa proton berada didalam atom dan ternyata proton juga dihasilkan dari proses tersebut. Reaksi yang terjadi adalah

rm23

Beberapa sifat sinar kanal/sinar positif adalah:

  • Sinar kanal merupakan radiasi partikel- sinar kanal dibelokkan ke arah kutub negatif apabila dimasukkan kedalam medan listrik atau medan magnet-sinar kanal bermuatan positif.
  • Sinar kanal mempunyai perbandingan harga muatan elektron dan massa (e/m) lebih kecil dari perbandingan harga muatan elektron dan massa (e/m) elektron.
  • Sinar kanal mempunyai perbandingan harga muatan elektron dan massa (e/m) yang tergantung pada jenis gas dalam tabung.

Contoh soal:
Tentukan muatan oksigen apabila kedalam tabung sinar kanal dimasukkan gas oksigen dengan massa 1 atomnya sebesar 16 sma dan akibat adanya tumbukan dengan sinar katoda yang dihasilkan, 2 elektron lepas dari atom oksigen.

Jawab:
Karena terjadi pelepasan 2 elektron, maka muatan 1 atom oksigen = 2.

Netron

Penelitian yang dilakukan Rutherford selain sukses mendapatkan beberapa hasil yang memuaskan juga mendapatkan kejanggalan yaitu massa inti atom unsur selalu lebih besar daripada massa proton didalam inti atom. Rutherford menduga bahwa terdapat partikel lain didalam inti atom yang tidak bermuatan karena atom bermuatan positif disebabkan adanya proton yang bermuatan positif. Adanya partikel lain didalam inti atom yang tidak bermuatan dibuktikan oleh James Chadwick pada tahun 1932. Chadwick melakukan penelitian dengan menembak logam berilium menggunakan sinar alfa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suatu partikel yang tak bermuatan dilepaskan ketikan logam berilium ditembak dengan sinar alfa dan partikel ini disebut sebagai netron. Reaksi yang terjadi ketika logam berilium ditembak dengan sinar alfa adalah

rm31

Netron tak bermuatan dan bermassa 1 sma (pembulatan).


referensi : http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-smk/kelas_x/partikel-partikel-dasar-atom/

Kamis, 15 Maret 2012

Bayi Lahir Mati Karena Ibu Hamil Merokok 20 Batang Sehari

North Yorks, Merokok tak ada manfaatnya bagi kesehatan, terlebih bila dilakukan oleh ibu yang sedang hamil. Gara-gara kebiasaan buruk tersebut, seorang ibu harus kehilangan bayi yang belum dilahirkannya karena menghisap hingga 20 batang rokok sehari saat hamil.

Jo Teale (49 tahun) tahu benar bagaimana efek buruk bila ibu merokok saat hamil. Wanita yang berasal dari Sutton-in-Craven, North Yorks ini pernah kehilangan calon anak pertamanya, Daniel, akibat ia menghisap 20 batang rokok sehari saat sedang hamil.

"Tak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa rokok yang saya hisap dan tindakan saya yang bodoh adalah alasan anak sulung saya meninggal. Saya membunuh Daniel. Itu kesedihan yang mengerikan," ujar Jo, yang kini sudah memiliki 4 anak, seperti dilansir Thesun, Jumat (16/3/2012).

Jo menyesalkan ia tidak memberikan perawatan yang terbaik pada anaknya. Saat itu, ia mengaku menikmati rokok. Ia tidak merokok untuk menurunkan berat badan atau menghilangkan stres. Ia hanya menyukai rokok.

Ia merokok sebelum sarapan, saat sarapan, siang hari, pada malam hari dan di tempat kerja ia juga merokok. Ia berusia 24 tahun saat hamil anak pertamanya. Saat itu ia masih lajang dan merasa malu. Seorang teman dan koleganya juga hamil di saat yang bersamaan dan semua ibu hamil itu merokok.

"Saya merokok sampai 20 batang sampai akhir trimester pertama. Merokok adalah alasan bayi saya tidak hidup hari ini," jelas Jo.

Dokter pernah menyuruhnya mengurangi kebiasaan buruknya tersebut. Namun baginya, jika seorang dokter hanya menyuruhnya mengurangi jumlah rokok yang dihisap, maka semuanya masih berjalan baik-baik saja.

"Jika itu buruk bagi saya atau bayi saya dia pasti akan memberitahu saya untuk berhenti," tepis Jo.

Ia tidak bisa berhenti menghisap rokok dan merasa tidak perlu. Dan betul saja, akhirnya ia merasakan ada yang tidak beres dengan kandungannya.

Bila janin teman-temannya sering menendang di dalam perut, maka itu tidak terjadi pada janinnya. Daniel sangat jarang menendang perutnya. Dokter mengatakan itu karena Daniel adalah 'bayi malas'.

Namun saat usia kandungannya 30 minggu, ia menjalani scan dan dokter memberitahu bahwa perkembangan Daniel terlambat 6 minggu untuk janin seusianya.

"Dokter tahu saya merokok dan masih tidak mengatakan untuk berhenti. Saya makan semua makanan yang tepat dan telah melakukan segala sesuatu tepat lainnya selama kehamilan, tapi tidak bisa berhenti merokok," kenangnya.

Semakin lama, Daniel semakin jarang menendang perutnya. Jo meminta dokter untuk melakukan scan ulang, tetapi ia harus menunggu 11 hari. Lalu dua hari sebelum scan dilakukan, ia tiba-tiba merasa lebih ringan, seolah-olah ada sesuatu yang mengambang di dalam perutnya.

"Pada saat scan dilakukan, saya diberitahu bayi saya sudah meninggal (di dalam kandungan). Usia kandungan 36 minggu. Saya langsung shock dan merasa dingin. Saya sangat sedih dan berpikir 'Apa yang telah saya lakukan?," ujar Jo.

Ia dibawa ke rumah sakit dan bahkan saat itu ia masih merokok. Penampilannya tampak sangat buruk, tapi ada napas lega ketika ia mengatakan bahwa bayinya sudah meninggal.

Dua hari kemudian ia diinduksi dan setelah delapan jam ia pun melahirkan. Ia tahu bahwa bayinya sudah meninggal. Perawat mengatakan bayinya berjenis kelamin laki-laki tapi kemudian langsung membawanya pergi.

"Saya bertanya apakah saya bisa menguburnya dan perawat blak-blakan mengatakan jenazahnya telah dikirim ke tempat pembakaran sampah. Saya hancur. Tidak butuh waktu lama untuk menyadari merokok adalah penyebabnya, itu adalah kesalahan saya," tutupnya.

referensi :
http://health.detik.com/read/2012/03/16/112506/1869022/1202/bayi-lahir-mati-karena-ibu-hamil-merokok-20-batang-sehari?l1101755hl

Jumat, 09 Maret 2012

mempercantik dari luar itu.....bisa berbahaya

Sabun Kecantikan

Gencarnya iklan produk kecantikan berdampak pada pemakaian sabun kecantikan bagi wanita. Banyak wanita yang meninggalkan sabun organik, dan lebih memilih sabun kecantikan demi mendapatkan kulit putih dan mulus. Sayangnya, hampir sebagian besar sabun kecantikan memiliki ph yang tinggi yang dapat menghilangkan lapisan asam kulit. Sehingga kulit lebih rentan terhadap infeksi dan menjadi penyebab utama kanker kulit.


Memakai Make-up Setiap Hari

Memakai kosmetik setiap hari tentu saja berpengaruh pada organ tubuh, seperti hati, paru-paru, dan ginjal. Penyebabnya adalah bahan kimia phthalates yang biasa digunakan para prosuden produk kosmetik sebagai pelarut make-up dan membuat kosmetik lebih tahan lama. Bahan tersebut juga berbahaya bagi kulit karena dapat berpengaruh pada organ vital Anda.

apa itu Phthalates???
...... Phthalates digunakan dalam berbagai macam produk, dari lapisan enterik pil farmasi dan suplemen gizi untuk viskositas agen kontrol, agen pembentuk gel, pembentuk film, stabilisator , dispersan , pelumas , pengikat, bahan pengemulsi , dan agen menangguhkan. Akhir-aplikasi termasuk perekat dan lem, elektronik, adjuvant pertanian, bahan bangunan, produk perawatan pribadi, peralatan medis, deterjen dan surfaktan , kemasan, mainan anak-anak, tanah liat , lilin, cat , tinta cetak dan coating, farmasi, produk makanan, dan tekstil.

Phthalates mudah dilepaskan ke lingkungan karena tidak ada ikatan kovalen antara phthalates dan plastik di mana mereka dicampur. Dengan bertambahnya usia plastik dan memecah, pelepasan ftalat berakselerasi. Orang biasanya terkena phthalates, dan kebanyakan orang Amerika diuji oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memiliki metabolit phthalates beberapa dalam urin mereka. Karena ftalat peliat tidak terikat secara kimia dengan PVC, mereka dengan mudah dapat larut dan menguap ke dalam makanan atau atmosfer. Paparan phthalate bisa melalui penggunaan langsung atau dengan cara tidak langsung melalui pencucian dan pencemaran lingkungan umum. Diet diyakini menjadi sumber utama di-2-etil heksil phthalate (DEHP) dan phthalates lainnya dalam populasi umum. Makanan berlemak seperti susu, mentega, dan daging merupakan sumber utama.

Dalam studi hewan pengerat terkena phthalates tertentu, dosis tinggi telah terbukti mengubah tingkat hormon dan menyebabkan cacat lahir.

Blush On

Perona pipi ini menjadi andalan wanita untuk membuat pipinya merona, sehingga terlihat lebih segar dan cantik. Padahal, bahan kimia yang terdapat dalam blush on dapat mempengaruhi kadar hormon estrogen dalam tubuh wanita. Sehingga, bisa memicu pertumbuhan sel-sel payudara tidak normal dalam waktu singkat, yang mengakibatkan risiko terkena kanker payudara.


Lipstik

Baru-baru ini, Food and Drug Administration Amerika menemukan kandungan timbal pada beberapa merek ternama produk lipstik. Senyawa kimia ini dapat memicu gangguan darah dan otak.


Alas Bedak

Alas bedak atau foundation menjadi tahap awal yang harus dipakai dalam make-up. Padahal, alas bedak ini berbahaya jika kontak langsung dengan kulit. Bahkan, kandungan asbestos dalam alas bedak bisa menyebabkan tumor dan kanker payudara bagi wanita.


Maskara

Alat make-up yang satu ini menjadi andalan bagi kaum hawa karena bisa membuat bulu mata lentik dan panjang. Sayangnya, maskara menjadi tempat berkembang biak satu juta bakteri cair dan basi. Selain itu, maskara juga mengandung zat Polyvinyl pyrrolidone (PVP) yang berpotensi memicu kanker.

nah,,, sekarang akan saya jelaskan Polyvinyl pyrrolidone (PVP)...
... Polivinilpirolidon (PVP), juga biasa disebut Polyvidone atau povidone, adalah larut dalam air polimer yang dibuat dari monomer N-vinylpyrrolidone.
PVT larut dalam air dan kutub lainnya pelarut . Setelah kering itu adalah bubuk serpihan cahaya, yang mudah menyerap hingga 40% dari berat dalam air atmosfer. Dalam larutan, memiliki sifat pembasahan yang sangat baik dan mudah membentuk film. Hal ini membuat baik sebagai pelapis atau aditif untuk coating. PVT adalah polimer bercabang , yang strukturnya lebih rumit dari polimer linier tetapi juga dalam bidang dua dimensi. Struktur polimer sangat tergantung pada integritas dan kekuatan, dibentuk melalui silang-link dan obligasi. Pertama, komposisi polimer terjadi melalui polimerisasi mer, molekul sederhana banyak yang mengulang unit struktural yang disebut monomer. Sebuah molekul polimer tunggal dapat terdiri dari ratusan hingga satu juta monomer dan dapat memiliki struktur linear, bercabang, atau jaringan. Ikatan kovalen memegang atom dalam molekul polimer bersama-sama dan obligasi sekunder kemudian tahan kelompok rantai polimer bersama untuk membentuk bahan polimer. Kopolimer adalah polimer yang terdiri dari dua atau lebih jenis monomer.
Para polimer PVT digunakan sebagai plasma darah expander untuk korban trauma setelah 1950-an.

Hal ini digunakan sebagai pengikat dalam tablet farmasi banyak; itu hanya melewati tubuh saat diambil secara lisan. Namun, autopsi telah menemukan bahwa crospovidone tidak berkontribusi terhadap cedera vaskular paru pada penyalahguna zat yang disuntikkan tablet farmasi dimaksudkan untuk konsumsi oral. jangka panjang efek dari crospovidone dalam paru-paru tidak diketahui. PVT ditambahkan ke yodium bentuk kompleks yang disebut povidone-iodine yang memiliki desinfektan properti. kompleks ini digunakan dalam berbagai produk seperti solusi, salep , pessaries , sabun cair dan scrub bedah. Hal ini dikenal dengan nama dagang Betadine .

Hal ini digunakan dalam pleurodesis (fusi dari pleura karena efusi pleura gencarnya). Untuk tujuan ini, povidone iodine sama efektif dan aman sebagai bedak , dan mungkin lebih disukai karena ketersediaan mudah dan biaya rendah.

Teknis

PVT juga digunakan dalam aplikasi teknis banyak:

Penggunaan lain

PVT mengikat molekul polar sangat baik, karena nya polaritas . Hal ini mengakibatkan penerapannya dalam pelapis untuk foto berkualitas ink-jet kertas dan transparansi, serta tinta untuk printer inkjet .

PVT juga digunakan dalam produk perawatan pribadi, seperti shampoo dan pasta gigi , di cat , dan perekat yang harus dibasahi, seperti gaya lama perangko dan amplop . Ini juga telah digunakan dalam lensa kontak dan solusi dalam baja -quenching solusi. PVT adalah dasar dari rumus awal untuk semprotan rambut dan gel rambut , dan masih terus menjadi komponen dari beberapa.

Sebagai tambahan makanan , PVT adalah penstabil dan memiliki jumlah E E1201. PVPP adalah E1202. Hal ini juga digunakan dalam industri anggur sebagai agen denda untuk anggur putih atau bir . Rujukan lain menyatakan bahwa polivinil pirolidon dan turunannya sepenuhnya dari mineral sintetis asal. Oleh karena itu, penggunaannya dalam produksi seharusnya tidak menjadi masalah bagi vegan.

Dalam biologi molekular , PVP dapat digunakan sebagai agen memblokir selama Southern blot analisis sebagai komponen penyangga Denhardt itu . Hal ini juga sangat baik menyerap polifenol selama pemurnian DNA. Polifenol yang umum pada jaringan banyak tanaman dan dapat menonaktifkan protein jika tidak dihapus dan karena itu menghambat reaksi hilir banyak seperti PCR.

Dalam mikroskop , PVT adalah berguna untuk membuat media mounting berair.

smoga bermanfaat... :)


referensi :
(http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Phthalate&ei=ku1ST4y5K9DPrQfR9Jy9DQ&sa=X&oi=translate&ct=result&resnum=1&ved=0CDQQ7gEwAA&prev=/search%3Fq%3Dphthalates%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26hs%3DfiO%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26prmd%3Dimvns)

(http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Polyvinylpyrrolidone&ei=9O1ST-CQCILIrQfU5sCrDQ&sa=X&oi=translate&ct=result&resnum=1&ved=0CEEQ7gEwAA&prev=/search%3Fq%3DPolyvinyl%2Bpyrrolidone%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26hs%3DYPj%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26prmd%3Dimvns)

Kamis, 08 Maret 2012

Pesawat luar angkasa ternyata dilapisi emas


Emas merupakan logam transisi yang sangat tidak reaktif yang dikenal dari zaman prasejarah sampai sekarang dan memiliki nilai jual yang tinggi. Hal ini tidak terlepas dari sifatnya yang tahan korosi atau tidak mudah dioksidasi oleh oksigen maupun senyawa-senyawa yang lain di udara pada suhu kamar. Selain itu emas memiliki warna yang sangat menarik, sehingga sebagian besar diaplakasikan sebagai perhiasan.

Namun selain digunakan sebagai perhiasan emas dapat pula diaplikasikan pada peralatan seperti TV atau komputer. Hal ini disebabkan emas memiliki sifat daya hantar listrik yang lebih tinggi dibanding logam yang lainnya. Berikut gambar Peralatan elektronik yang menggunakan emas

clip_image002

Selain digunakan sebagai perhiasan dan pada peralatan-peralatan elektronik, emas pun digunakan pada lapisan luar pesawat luar angkasa. Lapisan ini berfunsi untuk memantulkan kembali sinar putih yang berasal dari cahaya matahari. Sebab jika ada udara udara yang terdapat dalam pesawat maka sinar putih dari matahari akan diserap, akibatnya suhu di dalam kapal menjadi sangat panas. Tetapi dengan adanya emas hal ini dapat dihindari. Pesawat luar angkasa yang menggunakan lapisan tipis emas pada bagian luar seperti yang teretara pada Gambar:

clip_image004

Sifat emas yang dapat memantulkan cahaya ini maka emas sering digunakan pada jendela-jendela rumah, agar suhu di dalam kamar tetap sejuk tanpa harus menggunakan AC ataupun kipas angin. Jendela rumah yang dilapisi emas dapat dilihat pada gambar:

referensi :

http://wanibesak.wordpress.com/2011/06/27/ikatan-logam-sifat-sifat-logam-dan-alloy/

http://kimia.upi.edu/staf/nurul/web2010/0808532/HTML/index.html

Amankah, Mengkonsumsi makanan kalengan yang dipanaskan pada kemasannya?

Seiring dengan perkembangan teknologi, makin banyak makanan siap saji yang ditawarkan. Selain diberi bahan pengawet makanan-makanan ini dikemas begitu rapi agar tidak terkontaminasi oleh zat-zat yang tidak diinginkan. Salah satunya melalui pengalengan. Bahan-bahan yang digunakan pada pengalengan terbuat dari besi atau yang di lapisi timah ataupun menggunakan aluminium. Besi atau seng (kebanyakan menggunakan seng) yang dilapisi timah dilakukan secara elektrolisis yang disebut tin plating.

clip_image002

Gambar Salah bahan makanan yang kemasannya menggunakan timah

Timah merupakan salah satu logam yang tahan karat. Oleh sebab itu, diduga sangat aman dijadikan sebagai kemasan bahan-bahan makanan. Namun dalam kehidupan sehari-hari sering terjadi kekeliruan pada tahap penyajiannya. Salah satu kekeliruan yang sangat fatal yaitu memanaskan makanan yang akan dikonsumsi langsung pada kemasannya. Hal ini sebaiknya dihindari. Mengapa demikian?.

Seperti yang telah disinggung bahan yang digunakan pada kemasan tersebut dapat terbuat dari timah dan timah tersebut langsung berhubungan dengan bahan makanan yang akan dikonsumsi. Oleh sebab itu ketika dilakukan pemanasan, timah pada kemasan tersebut akan terurai menjadi ion-ion timah kemudian langsung masuk ke dalam makanan yang akan dikonsumsi tersebut. Akibatnya timah yang telah menjadi ion-ion timah masuk bersama makanan yang dikonsumsi.

Walaupun tidak begitu banyak namun jika hal ini dilakukan terus menerus tentu akan sangat berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, ion-ion timah yang telah larut dalam bahan makanan dapat pula bereaksi dengan senyawa-senyawa lain yang ada dalam bahan makanan menghasilkan senyawa baru yang bersifat toksit (racun). Sehingga kita sering mendengar keracunan bahan makanan dan sebagian besar adalah makanan dalam bentuk kalengan.

Lain halnya jika kemasannya terbuat dari aluminium. Jika kemasan tersebut terbuat dari aluminium maka sangat aman bagi kesehatan, karena aluminium yang telah dijadikan aluminium oksida (Al2O3) sangat tahan terhadap pemanasan.

Namun keracunan bahan makanan dapat pula disebabkan oleh bahan-bahan pengotor yang ada selama pengolahan yang masuk tanpa disengaja ataupun disebabkan telah habis massa pakainya.

referensi :

http://wanibesak.wordpress.com/2011/06/27/ikatan-logam-sifat-sifat-logam-dan-alloy/

http://kimia.upi.edu/staf/nurul/web2010/0808532/HTML/index.html

NiTiNOL dan AlNiCo : Aloi Yang Memiliki Ingatan dan magnet parmanen

Apabila leburan dari dua macam logam atau lebih dicampur atau leburan suatu logam dicampur dengan unsur-unsur nonlogam dan tidak terjadi reaksi kimia setelah didinginkan akan terbentuk suatu padatan yang disebut Aloi. Dari berbagai aloi salah satu adalah nitinol. Nitinol merupakan aloi dari nikel (Ni) dan titanium (titanium). Dibanding aloi lain nitinol memiliki keistimewaan karena dapat mengingat kembali bentuk semula sehingga seringkali disebut sebagai aloi yang memiliki ingatan. Bentuk asli yang dapat diingat oleh nitinol diperoleh dengan cara memanaskan aloi pada 500-550 °C selama sekitar satu jam dan setelah itu dibiarkan mengalami pendinginan.

clip_image002

Gambar nitinol

Pada temperatur rendah aloi ini cukup lunak sehingga mudah dibengkokan atau ditekuk sehingga bentuknya berubah dari bentuk aslinya. Pada waktu dihangatkan aloi tersebut kembali ke bentuk aslinya. Nitinol ditemukan pada tahun 1960 oleh william J. Buchler, seorang insinyur metalurgi pada noval ordnance Laboratory di white oak, maryland USA. Nama nitinol diambil dari Nikel, Titanium dan Noval Ordnance Laboratory. Nitinol digunakan pada bingkai kacamata, dalam bidang kedokteran dibuat sebagai kawat perapi gigi (brace) dan untuk mengganti tulang paha yang rusak.

clip_image003

Gambar Batangan alnico

Selain itu terdapat pula aloi lebih dari dua logam, salah satunya yaitu alnico. Alnico merupakan aloi dari Al 8%, Ni 14%, Co 24%, Cu 3%, dan Fe 51%. Aloi ini paling banyak digunakan untuk membuat magnet pada pengeras suara karena memiliki sifat magnet yang parmanen.

referensi :

http://wanibesak.wordpress.com/2011/06/27/ikatan-logam-sifat-sifat-logam-dan-alloy/

http://kimia.upi.edu/staf/nurul/web2010/0808532/HTML/index.html

VITAMIN A

Vitamin A (retinol) terutama terdapat pada minyak ikan, hati, kuning telur, mentega dan krim.
Sayuran berdaun hijau dan sayuran berwarna kuning mengandung karoten (misalnya beta-karotin), yang secara perlahan akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A.

Sumber vitamin A

Sebagian besar vitamin A disimpan di hati.
Salah satu bentuk dari vitamin A (retinal) merupakan komponen dari fotoreseptor (sel-sel saraf yang peka terhadap cahaya) dalam retina mata.
Bentuk lain dari vitamin A (asam retinoat) berperan dalam menjaga kesehatan kulit, lapisan paru-paru, usus dan saluran kemih.

Obat-obatan yang berhubungan dengan vitamin A (retinoid), digunakan untuk mengobati Jerawat yang parah dan masih dalam penelitian untuk mengobati jenis kanker tertentu.

Fungsi vitamin A


KEKURANGAN VITAMIN A

Kekurangan vitamin A banyak ditemukan di beberapa daerah seperti Asia Tenggara, dimana padi yang digiling menjadi beras (yang mengandung sedikit vitamin A) merupakan makanan pokok.

Beberapa penyakit yang mempengaruhi kemampuan usus dalam menyerap lemak dan vitamin yang larut dalam lemak, meningkatkan resiko terjadinya kekurangan vitamin A.
Penyakit tersebut adalah:
- Penyakit Seliak
  • Penyakit seliak merupakan penyakit permanen yang bersifat jangka panjang. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya penyakit, yaitu faktor genetik, lingkungan dan disebabkan oleh kepekaan terhadap gluten, yaitu protein yang terdapat dalam terigu dan gandum hitam, barley (jewawut) dan gandum. Makanan yang mengandung bahan tersebut adalah roti, biskuit, pasta, saos dan sebagainya. Proses terjadinya kelainan ini adalah adanya antibodi terhadap gluten yang dapat mengganggu permukaan usus halus. Gangguan ini menyebabkan lapisan usus yang berjonjot-jonjot menjadi rata. Permukaan yang rata ini kurang mampu mencerna dan menyerap makanan.

    usus_normal usus_seliak
    Usus Normal Usus pada Penderita Penyakit Seliak

    Berbagai faktor dapat mempengaruhi proses terjadinya penyakit ini, diantaranya adalah faktor genetik, faktor lingkungan dan faktor imunitas saluran cerna. Faktor genetik yang telah diidentifikasi adalah HLA-DQ2 or HLA-DQ8 proteins, yang merupakan produk dari gen HLA. Faktor lingkungan yang berpengaruh adalah pemberian ASI eksklusif, pemberian diet gluten terlalu dini atau terlalu banyak dan infeksi rotavirus saluran cerna pada usia bayi muda. Berbagai faktor inilah yang ikut menentukan mengapa gejala klinis pada penderita berbeda dan sangat bervariasi.

- Fibrosa kistik
  • Fibrosa kistik adalah suatu penyakit keturunan yang menyebabkan kelenjar tertentu menghasilkan kelenjar sekret abnormal , sehingga timbul beberpa gejala; yang terpenting adalah yang mempengaruhi saluran pencernaan dan paru-paru.
- Penyumbatan saluran empedu.
  • Batu Empedu adalah timbunan kristal di dalam kandung empedu atau di dalam saluran empedu.
    Batu yang ditemukan di dalam kandung empedu disebut kolelitiasis, sedangkan batu di dalam saluran empedu disebut koledokolitiasis.
Pembedahan pada usus atau pankreas juga akan memberikan efek yang sama.

Gejala pertama dari kekurangan vitamin A biasanya adalah rabun senja.
Kemudian akan timbul pengendapan berbusa (bintik Bitot) dalam bagian putih mata (sklera) dan kornea bisa mengeras dan membentuk jaringan parut (xeroftalmia), yang bisa menyebabkan kebutaan yang menetap.

Malnutrisi pada masa kanak-kanan (marasmus dan kwashiorkor), sering disertai dengan xeroftalmia; bukan karena kurangnya vitamin A dalam makanan, tetapi juga karena kekurangan kalori dan protein menghambat pengangkutan vitamin A.
Kulit dan lapisan paru-paru, usus dan saluran kemih bisa mengeras.

Kekurangan vitamin A juga menyebabkan peradangan kulit (dermatitis) dan meningkatkan kemungkinan terkena infeksi.

Beberapa penderita mengalami anemia.

Pada kekurangan vitamin A, kadar vitamin A dalam darah menurun sampai kurang dari 15 mikrogram/100 mL (kadar normal 20-50 mikrogram/100 mL).

Kekurangan vitamin A diobati dengan pemberian vitamin A tambahan sebanyak 20 kali dosis harian yang dianjurkan selama 3 hari. Lalu diikuti dengan pemberian sebanyak 3 kali dosis harian yang dianjurkan selama 1 bulan.
Setelah itu diharapkan semua gejala sudah hilang.

Penderita yang gejala-gejalanya tidak hilang dalam 2 bulan setelah pengobatan, harus segera dievaluasi untuk mengetahui kemungkinan adanya malnutrisi.


KELEBIHAN VITAMIN A

Kelebihan vitamin A dapat menyebabkan keracunanan, baik itu terjadi pada satu kali pemberian (keracunan akut) ataupun dalam jangka waktu lama (keracunan kronis).

Keracunan Akut

Penjelajah Kutub Utara mengalami ngantuk, mudah tersinggung, sakit kepala dan muntah dalam beberapa jam setelah memakan hati beruang kutub atau hati anjing laut, yang banyak mengandung vitamin A.

Tablet yang mengandung vitamin A sebanyak 20 kali dosis harian yang dianjurkan, yang digunakan untuk pencegahan dan meringankan penyakit kulit, kadang menyebabkan gejala serupa, bahkan jika diminum sesuai petunjuk.

Keracunan Kronis

Keracunan kronis pada anak-anak yang lebih besar dan dewasa biasanya merupakan akibat mengkonsumsi vitamin A dosis besar (10 kali dosis harian yang dianjurkan) selama berbulan-bulan.
Keracunan vitamin A dapat terjadi pada bayi dalam beberapa minggu.

Gejala awal dari keracunan kronis adalah:
- rambut yang jarang dan kasar
- kerontokan pada sebagian bulu mata
- bibir yang pecah-pecah
- kulit yang kering dan kasar.

Sakit kepala hebat, peningkatan tekanan dalam otak dan kelemahan umum terjadi kemudian.

Pertumbuhan tulang dan nyeri sendi sering terjadi, terutama pada anak-anak.

Hati dan limfa dapat membesar.

Bayi yang lahir dari ibu yang mengkonsumsi isotretinoin (vitamin A buatan yang digunakan untuk mengobati kelainan kulit) selama kehamilan bisa memiliki cacat lahir.

Diagnosa keracunan vitamin A ditegakkan berdasarkan gejala dan tingginya kadar vitamin A dalam darah.
Gejala akan menghilang dalam 4 minggu setelah penghentikan pemakaian vitamin A tambahan.

Beta-karoten terdapat dalam sayuran seperti wortel, diubah secara perlahan oleh tubuh menjadi vitamin A dan dapat dikonsumsi dalam jumlah besar tanpa menyebabkan keracunan.
Walaupun kulit akan berubah menjadi kuning tua (karotenosis), terutama kulit di telapak tangan dan telapak kaki, tetapi tidak menimbulkan efek samping lainnya.


referensi :
http://indonesiaindonesia.com/f/10972-kekurangan-kelebihan-vitamin/
http://sehatmelilea.wordpress.com/2008/02/19/penyakit-seliak-ancaman-besar-yang-masih-tersembunyi/
http://medicastore.com/penyakit/146/Fibrosis_Kistik.html